Secara
medis ternyata makan dan minum lebih baik dilakukan dalam
keadaan duduk. Mengapa demikian? Simak TIPS hidup sehat dan ulasan medis
mengenai makan dan minum dengan posisi duduk dan berdiri berikut!
Pada saat Manusia
berdiri, agar mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya,
organ membuat keseimbangan dalam pusat saraf agar bekerja keras dalam keadaan
tegang sehingga dapat berdiri stabil dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang
sangat teliti yang melibatkan semua susunan saraf dan otot secara bersamaan,
yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat
terpenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilakan pada saat
duduk dengan baik, diamana saraf dan otot akan dalam keadaan tanang dan tidak
tegang, sehingga sistem pencernaan dalam kondisi siap mencerna makanan dan
minuman dengan cara cepat.
Makanan yang disantap ketika berdiri bisa berdampak
pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak
kesepuluh) yang banyak tersebar tentunya pada lapisan ondotel yang mengelilingi
usus. Refleksi ini terjadi apabila secara keras dan tiba-tba dapat berakibatkan
tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition).
Mengapa Rasulullah
melarang emmatnya minum dan makan sambil berdiri? Dalam sebuah hadist dikatakan
“janganlah kamu minum sambil berdiri”.
Sebelumnya yang perlu kita ketahui dan tanamkan dalam
diri kita bersama yakni “tidak ada pelarangan dari agama ISLAM yang tidak
mempunyai maksud dan tujuan, semua pasti memiliki tujuan sehingga mengapa
pelarangan-pelarangan yang demikian itu bisa dikategorikan haromkan oleh-Nya.
Saudaraku...
Khusus buat minum dan makan dengan berdiri ternyata dari
segi kesehatan itu sangatlah berbahaya bagi kesehatan tubuh kita, beda ketika duduk Air yang masuk kedalam tubuh kita akan disaring oleh SFRINGER.
Apa itu SFRINGER?
SFRINGER adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang
bisa membuka (sehingga air kemih bisa keluar) dan menutup. Setiap air yang kita
minum akan disalurkan melalui pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah,
jika kita minum sambil berdiri yang tanpa disaring lagi akan langsung menuju ke
kandung kemih. Ketika langsung menuju ke kandung kemih bisa terjadi pengendapan
di saluran ureter. Akibat banyaknya limbah yang menyisa di saluran ureter, maka
inilah salah satu penyebab penyakit krinstal ginjal. Penyakit ginjal yang sangat berbahaya.
Pada saat duduk, apa yang kita makan dan minum itu akan
berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil
berdiri menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus tentunya,
menabrak dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu yang
lama maka akan menyebabkan disfungsi pencernaan.
Yang parahnya, untuk
menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pisngsan/mati
mendadak. Begitu pula dengan makan dan minum berdiri secara terus menerus
dikatakan cukup membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadi luka pada
lambung. Para DOKTER melihat bahwa
luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbentur dengan
makanan atau minuman yang masuk.
Orang yang minum dalam kondisi duduk sangat menyehatkan
karena apa yang dimakan atau diminum oleh seseorang akan berjalan pada dinding
usus secara pelahan dan lembut ke saluran esofagos dan membuat sel kerongkongan
teriritasi, iritasi sel kerongkongan dikarenakan pH asam lambung yang sangat
asam (pH 1-2,5) dan kadang ditandai dengan gejala panas terbakar yang menyesak
di dada (baca:heartburn). Cara mencegah reflux asam lambung ini adalah dengan
makan sambil duduk.!
So, SOBAT Mari! Jangan biarkan kondisi
ini terus berlanjut, membiasakan diri untuk makan dan minum dengan duduk adalah
hal yang terbaik. Sederhananya,
Yuk kita kerjakan bersama
dengan LABEL kebiasaan
hidup yang lebih baik dan lebih sehat! ^_+
Yuk kita kerjakan bersama
dengan LABEL kebiasaan
hidup yang lebih baik dan lebih sehat! ^_+
“Dr.Abdurrzzaq Al-Kailani berkata :
Minum dan Makanlah Sambil duduk Lebih sehat, Lebih selamat, dan Lebih sopan.”



0 comments:
Posting Komentar
Di Tanggapi Yach :) !!!